Berbagai media seperti internet dan media televisi ramai membicarakan fenomena pro dan kontra Facebook. Fenomena kontra terhadap Facebook yang pertama kali dilancarkan oleh suatu pihak tertentu menuai protes kalangan pro Facebook.
Kalangan pro Facebook, Julia Perez contohnya mengatakan sebenarnya Facebook itu tidak negatif, semua tergantung pemakainya. Tanggapan Julia ini sangat saya setujui, dimana Facebook itu seperti pisau, yang diciptakan untuk memotong bahan makanan (yang sering disalahgunakan untuk membunuh orang).
Pepatah makin tinggi pohon, makin besar angin yang menerpa saya rasa sangat tepat dengan pro dan kontra Facebook ini. Jika Facebook menjadi salah satu situs jejaring sosial yang sekarang sedang ngetren, saya pribadi berharap situs-situs sejenis Facebook tidak mengurangi sosialisasi kita terhadap sesama. Melainkan cuma memfasilitasi.
Kebayang kan jika Facebook sudah menggantikan cara kita bersosialisasi? Jangan sampe ya :)


Rasanya biar gimanapun facebook tidak akan bisa menggantikan sosialiasi secara nyata …
@Permana Jayanta
pastinya begitu
haram atau enggak pokoknya tak pake aja
@yudi
setubuh
setuju deh.. gak ada itu.. embat terus…
@dawiecool
apanya yang diembat
Kalau untuk tujuan baik, kenapa mesti diharamkan? Bingung deh gue
@Kang Yudiono
yang diharamkan katanya sih penggunaan yang menyimpang
Saia mah pro ajah…

Setuja.
(Itu kata Om Tukul Arwana) He……..
The best information i have found exactly here. Keep going Thank you
Menurut w Facebook ntu sangat menguntungkan krn kta bsa brkumpul dng tmn” lma d’blok ni!klo yg tdk menguntungkn org”Y ja yg pd bgo…..


