<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Razia Setelah Bom Jakarta? Ironis Sekali..</title>
	<atom:link href="http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html</link>
	<description>Berbagi apa yang saya dapatkan dalam hidup ini</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Sep 2010 11:30:58 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Iqbal</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1545</link>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Jul 2009 13:02:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1545</guid>
		<description>Dunia tidak akan pernah adil bagi siapapun.. bahkan BILL GATES sekalipun. Tapi semakin kita bisa menerima itu, semaikn dekat pula kita pada perdamaian.

Saya selalu mangajarkan pada anak saya untuk meminta maaf, memaafkan, menghargai, dan berterima kasih. Dengan bekal itu, saya percaya kalau kelak dia akan jadi pribadi yang lebih baik apapun kepercayaannya.

Sebuah sistem sakral yang seharusnya mengajari kita untuk bijaksana justru memiliki potensi konflik yang paling besar dibandingkan hal-hal yang lain, maka percayalah pak Lukman... hal buruk seperti ini tidak akan pernah berhenti samapi kapanpun, maka lakukanlah protes dengan berbuat kebaikan. Dan selalu berharap jangan ada diantara kita yang terlibat atau menjadi korban atas ketidakadilan ini. Karena berharap sama dengan berdoa, walaupun kita tidak percaya Tuhan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia tidak akan pernah adil bagi siapapun.. bahkan BILL GATES sekalipun. Tapi semakin kita bisa menerima itu, semaikn dekat pula kita pada perdamaian.</p>
<p>Saya selalu mangajarkan pada anak saya untuk meminta maaf, memaafkan, menghargai, dan berterima kasih. Dengan bekal itu, saya percaya kalau kelak dia akan jadi pribadi yang lebih baik apapun kepercayaannya.</p>
<p>Sebuah sistem sakral yang seharusnya mengajari kita untuk bijaksana justru memiliki potensi konflik yang paling besar dibandingkan hal-hal yang lain, maka percayalah pak Lukman&#8230; hal buruk seperti ini tidak akan pernah berhenti samapi kapanpun, maka lakukanlah protes dengan berbuat kebaikan. Dan selalu berharap jangan ada diantara kita yang terlibat atau menjadi korban atas ketidakadilan ini. Karena berharap sama dengan berdoa, walaupun kita tidak percaya Tuhan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukman</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1543</link>
		<dc:creator>Lukman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 15:44:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1543</guid>
		<description>@Iqbal: bagi saya sih itu masih wajar bila baru pertam terjadi, tapi ini kan bukan kasus perdana. Bahkan, makin lama faktor keamanan makin tidak diperhatikan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Iqbal: bagi saya sih itu masih wajar bila baru pertam terjadi, tapi ini kan bukan kasus perdana. Bahkan, makin lama faktor keamanan makin tidak diperhatikan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iqbal</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1541</link>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 10:13:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1541</guid>
		<description>Kalau saya akan memihak pada perdamaian. Terdengar sederhana memang, tapi bagi saya hal ini tidak mudah. Yang tersulit adalah ketika kita harus berdamai pada diri sendiri sebelum kita mulai dengan orang lain. 

Kita mungkin kecewa dengan sikap pemerintah yang berlebihan, tapi cobalah untuk memahami, mungkin pemerintah juga kecewa atas aksi teroris yang kejam, dan tahukah anda kalau sang teroris juga mungkin kecewa akan suatu hal tertentu. Wajar kalau semua pihak kecewa, marah dan bersedih atas apa yang terjadi di dunia. Seperti halnya dampak/reaksi akan selalu berimbang pada aksi yang mengawali. 

Tapi saya akan selalu mencoba untuk keluar dari lingkaran kemarahan karena pendapat saya mengatakan, banyak hal yang dapat dilakukan seperti: bersimpati pada korban, bekerja sama dengan keadaan dan menghargai kepentingan orang lain tanpa harus memelihara amarah dan kebencian.

:6:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau saya akan memihak pada perdamaian. Terdengar sederhana memang, tapi bagi saya hal ini tidak mudah. Yang tersulit adalah ketika kita harus berdamai pada diri sendiri sebelum kita mulai dengan orang lain. </p>
<p>Kita mungkin kecewa dengan sikap pemerintah yang berlebihan, tapi cobalah untuk memahami, mungkin pemerintah juga kecewa atas aksi teroris yang kejam, dan tahukah anda kalau sang teroris juga mungkin kecewa akan suatu hal tertentu. Wajar kalau semua pihak kecewa, marah dan bersedih atas apa yang terjadi di dunia. Seperti halnya dampak/reaksi akan selalu berimbang pada aksi yang mengawali. </p>
<p>Tapi saya akan selalu mencoba untuk keluar dari lingkaran kemarahan karena pendapat saya mengatakan, banyak hal yang dapat dilakukan seperti: bersimpati pada korban, bekerja sama dengan keadaan dan menghargai kepentingan orang lain tanpa harus memelihara amarah dan kebencian.</p>
<p><img src='http://lukmanhermawan.com/wp-content/plugins/Smiley1/6.gif' alt='&#58;&#54;&#58;' class='wp-smiley' width='20' height='20' title='&#58;&#54;&#58;' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukman</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1538</link>
		<dc:creator>Lukman</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 03:29:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1538</guid>
		<description>@Iqbal: yang pasti kalo sudah begini, yang jadi korban pasti warga tak bersalah. Kalo razia dilakukan setelah ada yang meninggal, bukankah itu sangat kurang pantas? Saya memihak hati nurani yang benar, bagaimana dengan Anda?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Iqbal: yang pasti kalo sudah begini, yang jadi korban pasti warga tak bersalah. Kalo razia dilakukan setelah ada yang meninggal, bukankah itu sangat kurang pantas? Saya memihak hati nurani yang benar, bagaimana dengan Anda?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Iqbal</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1536</link>
		<dc:creator>Iqbal</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2009 16:30:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1536</guid>
		<description>Kecewa itu wajar, tapi sebaiknya kita mengurangi marah-marah terlebih kalau tidak tepat sasaran kemarahannya.... 

Kita ini semua korban, bukan hanya bangsa Indonesia banyak negara lain diseluruh dunia yang juga jadi merasakan kekejaman kelompok teroris. Tapi sudahkah kita memahami, apakah mereka (teroris) hanya melakukannya tanpa alasan, atau sekedar bersenang-senang? Tentunya mereka punya dasar yang kuat sehingga mereka tega melakukannya. Apapun yang terjadi... kita ditakdirkan untuk memihak, dan sadar atau tidak sadar, pada saat yang bersamaan kita juga telah memilih siapa yang akan menjadi musuh kita.

Dan yang terakhir adalah: Pada siapakah anda memihak, kalau saya lihat anda terlihat lebih marah pada razia, dalam hal ini adalah pihak berwajib.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kecewa itu wajar, tapi sebaiknya kita mengurangi marah-marah terlebih kalau tidak tepat sasaran kemarahannya&#8230;. </p>
<p>Kita ini semua korban, bukan hanya bangsa Indonesia banyak negara lain diseluruh dunia yang juga jadi merasakan kekejaman kelompok teroris. Tapi sudahkah kita memahami, apakah mereka (teroris) hanya melakukannya tanpa alasan, atau sekedar bersenang-senang? Tentunya mereka punya dasar yang kuat sehingga mereka tega melakukannya. Apapun yang terjadi&#8230; kita ditakdirkan untuk memihak, dan sadar atau tidak sadar, pada saat yang bersamaan kita juga telah memilih siapa yang akan menjadi musuh kita.</p>
<p>Dan yang terakhir adalah: Pada siapakah anda memihak, kalau saya lihat anda terlihat lebih marah pada razia, dalam hal ini adalah pihak berwajib.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukman</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1528</link>
		<dc:creator>Lukman</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 15:04:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1528</guid>
		<description>@Miss Anna: betul sekali</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Miss Anna: betul sekali</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Miss Anna</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1526</link>
		<dc:creator>Miss Anna</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jul 2009 09:09:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1526</guid>
		<description>pengebomnya juga pinter....nyari lengahnyanya kita-kita.....yah mungkin kita wajib lbh aware lg sm lingkungan sekitar</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>pengebomnya juga pinter&#8230;.nyari lengahnyanya kita-kita&#8230;..yah mungkin kita wajib lbh aware lg sm lingkungan sekitar</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lukman</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1525</link>
		<dc:creator>Lukman</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 02:53:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1525</guid>
		<description>@Permana: betul gan

@Deddy: yang penting aman, daripada bom meledak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Permana: betul gan</p>
<p>@Deddy: yang penting aman, daripada bom meledak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Deddy</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1524</link>
		<dc:creator>Deddy</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 00:23:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1524</guid>
		<description>Terlalu sulit untuk mencegah aksi teroris. Tapi memang harus diakui klo pemeriksaan memang ngga terlalu ketat. Tapi apa jadinya ya klo tiap ke mall diperiksa super ketat. Mungkin kita perlu waktu 30 menit untuk di pintu masuknya. Hmm...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terlalu sulit untuk mencegah aksi teroris. Tapi memang harus diakui klo pemeriksaan memang ngga terlalu ketat. Tapi apa jadinya ya klo tiap ke mall diperiksa super ketat. Mungkin kita perlu waktu 30 menit untuk di pintu masuknya. Hmm&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Permana Jayanta</title>
		<link>http://lukmanhermawan.com/razia-setelah-bom-jakarta-ironis-sekali.html/comment-page-1#comment-1523</link>
		<dc:creator>Permana Jayanta</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 00:16:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://lukmanhermawan.com/?p=252#comment-1523</guid>
		<description>Hmm ... mungkin polisi perlu diingatkan lagi bahwa dari dulu sampai sekarang kota-kota di Indonesia selalu menjadi sasaran teroris.

Walaupun misalnya keadaan 6 bulan kemudian sudah tenang kembali, bukan berarti teroris sudah hilang ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmm &#8230; mungkin polisi perlu diingatkan lagi bahwa dari dulu sampai sekarang kota-kota di Indonesia selalu menjadi sasaran teroris.</p>
<p>Walaupun misalnya keadaan 6 bulan kemudian sudah tenang kembali, bukan berarti teroris sudah hilang &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
